ARDnusantara.com, Tembilahan – Ketua Aliansi Media Indragiri menyampaikan suara tegas atas keluhan dari sejumlah orang tua murid paud di wilayah Indragiri Hilir terkait menu makanan bekal sekolah (MBG) yang tidak sesuai dengan standar.
Keluhan muncul setelah beberapa anak paud menerima menu MBG yang mencakup kepala ikan, serta komponen makanan yang dinilai tidak memenuhi pedoman teknis (juknis) yang berlaku untuk anak usia dini.
“Kita tekankan kepada pihak yang menyediakan atau membuat MBG untuk anak paud agar selalu mengacu pada juknis yang telah ditetapkan. Anak usia dini memiliki kemampuan mengunyah dan mencerna yang berbeda dengan anak usia sekolah lebih tinggi,” ujar Ketua Aliansi Media Indragiri, pungkasnya
Menurut mereka, kepala ikan tidak cocok diberikan kepada anak paud karena berpotensi menimbulkan risiko tersedak akibat tulang kecil yang sulit dikenali, serta dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Selain itu, menu MBG juga harus memenuhi syarat gizi seimbang, aman, dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak.
Ketua Aliansi Media Indragiri juga mengimbau pihak sekolah dan penyedia makanan untuk melakukan evaluasi secara berkala, serta berkomunikasi intensif dengan orang tua untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diterima anak-anak.
Redaksi
