Dengan santai, M. Arsyad tampak membaur dengan para orang tua lainnya sambil mencicipi berbagai jajanan yang dijajakan di sekitar sekolah. Sesekali, ia terlihat berbincang akrab dengan para pedagang dan orang tua murid lainnya.
"Menunggu anak pulang sekolah adalah momen yang menyenangkan. Sambil menunggu, saya bisa menikmati jajanan khas daerah kita dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar," ujar M. Arsyad.
Momen ini menunjukkan sisi humanis seorang tokoh media yang juga merupakan seorang ayah. Di tengah kesibukannya sebagai ketua organisasi media, M. Arsyad tetap menyempatkan waktu untuk hadir dan mendukung kegiatan anaknya.
Kehadiran M. Arsyad di lingkungan sekolah juga mendapat sambutan positif dari para pedagang dan orang tua murid. Mereka mengapresiasi kesederhanaan dan keramahan M. Arsyad yang tidak segan berbaur dengan masyarakat.
"Pak Arsyad orangnya ramah dan tidak sombong. Sering lihat beliau jajan di sini sambil nunggu anaknya," kata salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.
Momen sederhana ini menjadi bukti bahwa di balik sosok seorang tokoh publik, terdapat sisi kehidupan pribadi yang dekat dengan masyarakat. M. Arsyad menunjukkan bahwa kesuksesan dalam karier tidak menghalanginya untuk tetap menikmati momen-momen sederhana bersama keluarga dan lingkungan sekitar.
Redaksi
Rd

