ARDnusantara.com, TEMBILAHAN – Himpunan Pedagang Pasar Indragiri Hilir (HPPI) menggelar pertemuan strategis dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Tembilahan guna membahas berbagai program dukungan bagi pelaku UMKM. Pertemuan yang berlangsung di Kantor BNI Tembilahan, Jalan M. Boya ini, fokus pada kemudahan akses permodalan bagi para pedagang, Senin (20/04/2026).
Acara tersebut dihadiri sekitar 50 perwakilan pedagang yang bernaung di bawah HPPI, mencakup pedagang dari Pasar Yos Sudarso, Pasar Kayu Jati, Pasar Pagi, serta beberapa pasar lainnya di wilayah Indragiri Hilir.
Ketua HPPI Indragiri Hilir, Romi Irawan, memberikan apresiasi tinggi kepada pihak BNI atas inisiatif memberikan kemudahan akses permodalan bagi para pedagang melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), mulai dari kategori Super Mikro, Mikro, hingga KUR Kecil.
“Kami sangat berharap sinergitas antara pedagang yang tergabung dalam HPPI Inhil dan BNI ini terus terjaga. Tujuannya jelas, untuk menyukseskan program pemerintah dalam memajukan UMKM di negeri ini,” ujar Romi Irawan yang akrab disapa Romi.
Menanggapi hal tersebut, Branch Business Manager BNI Tembilahan, Noor Iswandi, memberikan pemaparan mendalam terkait komitmen perbankan dalam menyokong ekonomi kerakyatan. Ia mengungkapkan rencana peluncuran kartu anggota HPPI yang terintegrasi secara multifungsi sebagai kartu identitas sekaligus kartu ATM BNI.
“Kami ingin memberikan solusi nyata yang praktis. Melalui kartu multifungsi ini, para pedagang tidak hanya memegang identitas organisasi, tetapi juga memiliki akses penuh ke layanan perbankan yang memudahkan operasional usaha mereka sehari-hari,” ujar Noor Iswandi.
Noor Iswandi juga memberikan imbauan penting agar para pedagang aktif menggunakan fasilitas tersebut. Aktivitas transaksi pada rekening yang terhubung dengan KTA HPPI sangat disarankan guna mempermudah akses tracking untuk kepentingan permodalan di masa depan. Rekam jejak transaksi yang sehat akan memudahkan sistem BNI mendeteksi kelayakan usaha pedagang saat mengajukan pinjaman modal nantinya.
Dalam kesempatan yang sama, Retail Associate Relationship Manager BNI, Surya Dharma, memaparkan secara rinci berbagai jenis pinjaman modal yang tersedia. Ia menjelaskan syarat-syarat untuk mendapatkan KUR Super Mikro yang menyasar pengusaha pemula, KUR Mikro untuk pengembangan usaha, hingga KUR Kecil bagi usaha yang telah stabil, serta berbagai jenis pinjaman modal kerja lainnya yang tersedia di BNI.
Selain program pembiayaan, Surya Dharma juga memperkenalkan peluang program Agen BNI 46. Melalui program ini, pedagang dapat menambah penghasilan dengan membuka layanan transaksi perbankan di toko mereka, seperti tarik tunai dan transfer menggunakan alat EDC dengan skema komisi.
Melalui sinergi ini, HPPI berharap kesejahteraan pedagang pasar di Indragiri Hilir dapat meningkat seiring dengan kemudahan akses perbankan dan dukungan modal usaha yang lebih terjangkau.
Redaksi





