ARDnusantara.com, TEMBILAHAN — Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Katerina Susanti, menggelar kegiatan sosialisasi di Kantor Camat Tempuling pada Rabu (14/10). Kegiatan ini sekaligus menyampaikan pesan penting mengenai pencegahan perundungan (bullying) serta pentingnya asupan gizi yang baik bagi tumbuh kembang anak.
Dalam arahannya, Katerina mengajak seluruh elemen pendidikan untuk mewujudkan sekolah sebagai ruang yang aman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang, bebas dari segala bentuk kekerasan.
"Anak-anak Bunda, kalau ada teman yang berbeda, yang istimewa, tidak boleh diejek, ya! Apalagi dipukul, harus menghargai semua ciptaan Allah. Kalau ada teman sedih dihibur, jika ada yang berbeda dirangkul, karena kita semua bersaudara," pesan Katerina di hadapan para pendidik dan orang tua, yang pada kesempatan tersebut juga melakukan Deklarasi Anti Bullying.
Katerina menjelaskan bahwa terciptanya kedamaian dan keadilan di sekolah memerlukan peran aktif guru dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak, agar tidak ada anak yang tumbuh menjadi pelaku perundungan. Selain itu, pengawasan terhadap perubahan perilaku anak juga penting dilakukan agar anak yang menjadi korban segera mendapat pendampingan. Dukungan orang tua di rumah pun tidak kalah penting.
"Kalau anak pulang sekolah jangan Ibu langsung tanya nilai atau tugas, pastikan dulu perasaan dan pengalamannya selama di sekolah. Jangan sampai anak trauma karena ada tekanan di sekolah dan tidak mendapat perhatian di rumah," ungkapnya.
Selain pembentukan karakter, kesehatan anak juga menjadi fokus utama. Katerina, yang juga menjabat sebagai Ketua TP. PKK Inhil, mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).
"Ikan merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang mendukung pertumbuhan otak. Harus dilengkapi pula dengan protein nabati dari tempe dan tahu untuk memaksimalkan perkembangan kognitif anak," jelas Katerina.
Ia juga menekankan pentingnya konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA). Kombinasi makanan yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayur, dan buah-buahan sangat diperlukan agar anak tumbuh dengan tubuh yang sehat, kuat, dan aktif dalam beraktivitas sehari-hari.
Diharapkan, melalui sosialisasi ini, kesadaran akan perlindungan anak dari perundungan serta pemenuhan gizi yang seimbang dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, demi masa depan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkarakter.
Redaksi


