ARDnusantara.com, TEMBILAHAN – Ketua DPRD Indragiri Hilir turut mendampingi kunjungan kerja Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji, ke kediaman dinas Bupati Indragiri Hilir, Selasa (3/11). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi dan kerja sama di bidang keamanan serta kemaritiman di wilayah perairan Indragiri Hilir.
Penyambutan dilakukan Bupati Inhil, Herman, didampingi unsur Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Inhil, serta sejumlah pejabat terkait. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan pemasangan tanjak berbahan dasar kelapa karya UMKM lokal yang dipasangkan langsung oleh Bupati kepada Kolonel Agung sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkenalkan produk unggulan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Herman menyampaikan bahwa kehadiran Danlanal Dumai menjadi penyemangat tersendiri, mengingat wilayah Inhil yang didominasi perairan sekaligus menjadi lokasi strategis jalur transit. Tantangan ini menuntut pengawasan ketat, terutama mencegah tindakan kriminal seperti pengedaran narkoba di perairan.
"Selain jadi tantangan dalam pemerataan pembangunan, daerah pesisir Inhil juga menjadi lokasi transit, sehingga maraknya tindakan kriminal, salah satunya pengedaran narkoba. Maka kehadiran Pos Angkatan Laut sangat membantu Pemda dalam mengawasi wilayah perairan Inhil. Kedatangan Kolonel kami harap lebih mempererat sinergi antara kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban," ungkap Bupati Herman.
Sementara itu, Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji menyambut baik kerja sama yang telah terjalin. Ia berharap keberadaan pos-pos TNI AL yang tersebar di Inhil dapat berfungsi lebih optimal, antara lain Pos TNI AL Tanjung Datuk di Tembilahan, Pos TNI AL Kuala Enok di Kecamatan Tanah Merah, Pos Babinpotmar di Kecamatan Kateman, dan Pos Pengamanan Perbatasan Pulau Burung.
"Semoga pos-pos ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar melalui fungsi pembinaan potensi maritim dan terus berperan dalam menjaga kedaulatan sekaligus memastikan kehadiran negara di kawasan perbatasan," ujar Danlanal Dumai.
Lebih lanjut, Kolonel Agung menyoroti potensi besar yang dimiliki Inhil, terutama di sektor kemaritiman dan pengolahan kelapa beserta produk turunannya. Posisi strategis yang berbatasan dengan Provinsi Jambi dan Kepulauan Riau juga dinilai sebagai peluang besar untuk dikembangkan bersama.
"Saya melihat potensi Inhil yang luar biasa pada sektor maritim dan kelapa beserta produk-produk hilirisasinya yang telah ada sejak dahulu. Ditambah letak geografis yang berdekatan dengan Provinsi Jambi dan Kepulauan Riau, ini menjadi peluang untuk dikembangkan lebih baik lagi," tambahnya.
Pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata sebagai tanda kenang dan harapan terjalinnya kerja sama yang semakin erat di masa mendatang.
Redaksi

